MAKALAH IKM
SISTEM
OPERASIONAL PUSKESMAS
Disusun
sebagai salah satu syarat untuk melengkapi tugas mata kuliah Ilmu Kesehatan Masyarakat(IKM)
dengan dosen pembimbing Drg Hidayat Miko, Mkes
Disusun Oleh
:
Ai Nurkamila
Amalia Fadilah
Dea Istiqomah
Fajar Arif Rahman
Indri
Leli Rahmayanti
Muhamad Nurul Hidayah
Neneng Sri Nurjanah
Nining Nurwahidah
Resa Nurfauziah
KEMENTRIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
POLITEHNIK KESEHATAN
TASIKMALAYA
JURUSAN KEPERAWATAN
GIGI
2015
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat dan
rahmat, serta penyertaanNya, sehingga makalah Ilmu Keperewatan Dasar ini dapat
kami selesaikan.
Dalam penulisan makalah ini kami berusaha menyajikan bahan dan bahasa
yang sederhana, singkat serta mudah dicerna isinya oleh para pembaca, khususnya
keluarga Program Studi D3 Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
Kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna serta masih terdapat
kekurangan dan kekeliruan dalam penulisan makalah ini. maka kami berharap
adanya masukan dari berbagai pihak untuk perbaikan dimasa yang akan mendatang.
Akhir kata, semoga makalah ini
dapat bermanfaat bagi kita semua dan dipergunakan dengan layak sebagaimana
mestinya.
Tasikmalaya, 09 September 2015
Penyusun
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR............................................................................................................i
DAFTAR
ISI..........................................................................................................................ii
BAB
I PENDAHULUAN
1.1
Latar belakang
masala.....................................................................................1
1.2
Rumusan masalah............................................................................................1
1.3
Penyelesaian masalah.......................................................................................2
1.4
Manfaat makalah.............................................................................................2
BAB
II PEMBAHASAN
2.1 Fungsi
dan Manajemen Puskesmas...............................................................3
2.2 Management
Puskesmas.................................................................................3
2.3 Program Wajib dan program
Pengembangan..............................................4
2.4 Struktur
Oganisasi Puskesmas.......................................................................6
BAB III KESIMPULAN
3.1 Kesimpulan.....................................................................................................17
3.2 Saran...............................................................................................................18
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................19
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kemampuan hidup sehat bagi
setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Untuk
mewujudkan derajat kesehatan bagi masyarakat diselenggarakan upaya kesehatan
dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan promotif, pencegahan
penyakit (preventif), penyembuhan
penyakit (kuratif) dan pemulihan
kesehatan (rehabilitatif) yang
dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Puskesmas adalah
suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat
pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat di
samping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di
wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.
Sebagaimana diketahui bahwa pada setiap penyelenggaraan pelayanan kesehatan
telah terdapat kesepakatan perlunya
menerapkan ilmu menejemen. Pada dasarnya memang menejer dibutuhkan oleh
semua organisasi karena tanpa menejemen semua usaha ataupun kegiatan untuk
mencapai suatu tujuan akan sia-sia belaka. Demikian juga halnya Puskesmas
sebagai pusat penyelenggaraan pelayanan kesehatan perlu meningkatkan fungsi
menejemen sehingga dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan
oleh masyarakat demi terciptanya keadaan sehat.
Pentingnya ilmu dalam menerapkan
pelayanan kesehatan, menyebabkan keharusan bagi setiap petugas terutama
bagi pengelola pelayanan kesehatan untuk memahami apa yang dimaksudkan dengan
menejemen dan atau administrasi yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan.
Beberapa ahli mencoba menjelaskan arti kata menejemen. Sama seperti bidang
studi lainnya yang menyangkut manusia, menejemen sebenarnya juga sulit
didefenisikan.
Ada ahli yang menyebut menejemen sebagai
seni, sedang ahli lainnya menyebut menejemen sebagai suatu proses. Mengartikan menejemen
sebagai seni mengandung arti bahwa hat itu adalah kemampuan atau keterampilan pribadi. Mengartikan menejemen sebagai
proses mengandung arti bahwa proses adalah cara sistematis untuk melakukan pekerjaan.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang , adapun
yang menjadi rumusan masalah dalam penulisan makalah ini adalah :
1. Bagaimana sistem
management dan fungsi yang ada di puskesmas?
2. Program apa saja yang
terdapat di puskesmas?
3.
Bagaimana bentuk struktur organisasi yang ada di puskesmas?
C. Tujuan
Adapun yang menjadi tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk
mengetahui :
1. Bagaimana sistem
management dan fungsi yang ada di puskesmas.
2. Program apa saja yang
terdapat di puskesmas.
3. Bagaimana bentuk
struktur organisasi yang ada di puskesmas.
D. Manfaat
Manfaat dari penulisan makalah ini adalah :
1. Untuk memberikan pengetahuan baru bagi mahasiswa agar mampu
mengidentifikasi bentuk,fungsi serta program dari puskesmas.
2. Sebagai bahan bacaan yang berkualitas bagi dosen dan mahasiswa jurusan kesehatan
kususnya dan pembaca umumnya.
3. Sebagai bahan referensi bagi pembaca.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Tentang fungsi dan management Puskesmas
a. fungsi puskesmas
Menurut Depkes
1991,Suatu kesatuan organisasi fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan
masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan
pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah
kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. Fungsi puskesmas itu sendiri meliputi:
1. Fungsi Pokok
Ø Pusat pengerak pembangunan berwawasan kesehatan Pusat pemberdayaan
Ø masyarakat dan keluarga dalam pembangunan kesehatan
Ø Pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama.
2. Peran Puskesmas.
Sebagai lembaga
kesehatan yang menjangkau masyarakat diwilayah terkecil dalam hal
pengorganisasian masyarakat serta peran aktif masyarakat dalam penyelenggaraan
kesehatan secara mandiri
3. Cara-cara yang ditempuh
Ø Merangsang masyarakat termasuk swasta untuk melaksanakan kegiatan dalam
rangka menolong dirinya sendiri.
Ø Memberikan petunjuk kepada masyarakat tentang bagaimana menggunakan sumber
daya secara efisien dan efektif.
Ø Memberikan bantuan teknis
Ø Memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat
Ø Kerjasama lintas sektor
B. Management puskesmas
Menurut Fayol H, perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengontrolan merupakan
unsur-unsur menejemen. Jika menyebut menejemen kesehatan, sebenarnya terdapat
dua pengertian di dalamnya yaitu pengertian menejemen di satu pihak dan
pengertian kesehatan di pihak lain. Yang dimaksud dengan menejemen kesehatan
ialah menejemen yang diterapkan pada pelayanan kesehatan demi terciptanya
keadaan sehat. Prinsip-prinsip dalam
Manajemen yang ada di puskesmas ,sebagai berikut :
1.
Pembagian kerja.
2.
Kekuasaan dan tanggungjawab.
3.
Disiplin.
4.
Kesatuan perintah.
5.
Kesatuanjurusan.
6.
Kepentingan umum di atas kepentingan individu.
7.
Upah yang cukup dan adil.
8.
Sentralisasi.
9.
Hirarki.
10. Tata tertib.
11.
Bertindak adil.
12. Stabilitas personil.
13. Suasana yang penuh inisiatif, dan
14. Esprit de Corps (kerja sama kelompok).
P1: Perencanaan
ü Rencana Usulan Kegiatan
ü Rencana Pelaksanaan Kegiatan
P2: Pelaksanaan dan
Pengendalian
ü Pengorganisasian
ü Penyelenggaraan
ü Pemantauan
P3: Pengawasan dan
Pertanggungjawaban
ü Pengawasan internal dan eksternal
ü Pertanggungjawaban
C. Program Wajib dan Program Pengembangan
a. Program Wajib Puskesmas
1) KIA
2) KB
3) Usaha Kesehatan Gizi
4) Kesehatan Lingkungan
5) Pemberantasan dan pencegahan penyakit menular
6) Pengobatan termasuk penaganan darurat karena kecelakaan
7) Penyuluhan kesehatan masyarakat
8) Kesehatan sekolah
9) Kesehatan olah raga
10) Perawatan Kesehatan
11) Masyarakat
12) Kesehatan kerja
13) Kesehatan Gigi dan Mulut
14) Kesehatan jiwa
15) Kesehatan mata
16) Laboratorium sederhana
17) Pencatatan dan pelaporan dalam rangka SIK
18) Pembinaan pemgobatan tradisional
19) Kesehatan remaja
20) Dana sehat
2) KB
3) Usaha Kesehatan Gizi
4) Kesehatan Lingkungan
5) Pemberantasan dan pencegahan penyakit menular
6) Pengobatan termasuk penaganan darurat karena kecelakaan
7) Penyuluhan kesehatan masyarakat
8) Kesehatan sekolah
9) Kesehatan olah raga
10) Perawatan Kesehatan
11) Masyarakat
12) Kesehatan kerja
13) Kesehatan Gigi dan Mulut
14) Kesehatan jiwa
15) Kesehatan mata
16) Laboratorium sederhana
17) Pencatatan dan pelaporan dalam rangka SIK
18) Pembinaan pemgobatan tradisional
19) Kesehatan remaja
20) Dana sehat
b. Program Pengembangan
1. Puskesmas Pembantu
Pengertian puskesmas pembantu yaitu Unit pelayanan kesehatan yang sederhana
dan berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan yang
dilakukan puskesmas dalam rung lingkup wilayah yang lebih kecil
2. Puskesmas Keliling
Pengertian puskesmas Keliling yaitu Unit pelayanan kesehatan keliling yang
dilengkapi dengan kendaraan bermotor dan peralatan kesehatan, peralatan
komunikasiserta sejumlah tenaga yang berasal dari puskesmas.dengan funsi dan
tugas yaitu Memberi pelayanan kesehatan daerah terpencil ,Melakukan
penyelidikan KLB,Transport rujukan pasien, Penyuluhan kesehatan dengan
audiovisual.
3. Bidan desa
Bagi desa yang belum
ada fasilitas pelayanan kesehatan ditempatkan seorang bidan yang bertempat
tinggal di desa tersebut dan bertanggung jawab kepada kepala puskesmas.Wilayah
kerjanyadengan jumlah penduduk 3.000 orang. Adapun Tugas utama bidan desa yaitu
:
a) Membina PSM
b) Memberikan pelayanan
c) Menerima rujukan
dari masyarakat
4. Upaya Kesehatan Sekolah,
5. Upaya Kesehatan Olah Raga
6. Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat
7. Upaya Kesehatan Kerja
8. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut
9. Upaya Kesehatan Jiwa
10. Upaya Kesehatan Mata
11. Upaya Kesehatan Usia Lanjut,
12. Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional.
D. Struktur Organisasi Puskesmas
1. Kepala Puskesmas
v Melaksanakan fungsi-fungsi manajemen, bimbingan dan supervisi
v Mengadakan koordinasi di tingkat
kecamatan.
v Sebagai penggerak pembangunan kesehatan di tingkat kecamatan.
v Sebagai tenaga ahli pendamping Camat.
v Mengkoordinir dan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan di puskesmas.
2.
Koordinator Unit Tata
Usaha
v Merencanakan dan mengevaluasi kegiatan di unit TU
v Mengkoordinir dan berperan aktif terhadap kegiatan di unit TU
v Menggantikan tugas Kepala Puskesmas bila Kepala Puskesmas berhalangan hadir
3.
Keuangan
v Melakukan perencanaan Keuangan
v Merealisasikan Keuangan
v Membuat pembukuan/penutupan kas.
v Mengambil gaji dan dana operasional serta yang berkaitan dengan
kesejahteraan pegawai
v Pencatatan dan Pelaporan
v Membuat petikan daftar gaji
v Menerima setoran dari masing-masing unit pelayanan
v Mengkoordinir bendahara-bendahara di Puskesmas
v Melakukan setoran perda ke kas daerah
4.
UMUM
v Rigistrasi Surat Masuk dan Keluar
v Melanjutkan disposisi Pimpinan
v Membuat konsep surat
v Mengkoordinir kegiatan petugas bagian pengiriman semua laporan puskesmas.
v Mengkoordinir kegiatan petugas bagian perbaikan sarana puskesmas
v Mengarsipkan surat.
v Melakukan kegiatan yang bersifat umum.
v Mengkoordinir pembuatan spanduk yang bersifat umum
5.
Kepegawaian
v Membuat laporan kepegawaian (Absensi, bezzeting, DUK, lap.triwulan, tahunan
,dsb.)
v Mengetik DP 3 yang sudah di isi nilai oleh Atasan Langsung
v Mendata dan mengarsipkan file pegawai.
v Mengusulkan cuti dan kenaikan pangkat
v Mengusulkan tunjangan pegawai ( Penyesuaian Fungsional,Baju, Sepatu dan
lain-lain)
v Membuat Model C
v Merekap Absensi ( Ijin, Cuti, Sakit )
v Membuat Absensi Mahasiswa/siswa yang praktek di Puskesmas
v Membuat perencanaan untuk pengembangan kualitas SDM staf puskesmas
v Menyusun daftar pembagian tugas untuk staf puskesmas dengan persetujuan
kepala puskesmas
6.
Data dan Informasi
v Sebagai pusat data dan informasi puskesmas.
v Mengumpulkan dan mengecek laporan puskesmas sebelum dikirim ke dinas
kesehatan
v Menyajikan laporan dalam bentuk visualisasi data (tabel,grafik,dll)
v Mengidentifikasi masalah program dari hasil visualisasi data dan
menyerahkan hasilnya kepada coordinator perencanaan dan penilaian
v Bersama-sama team data dan informasi menyusun semua laporan puskesmas (PTP,
minilok, Lap. Tahunan,Stratifikasi, dsb.)
v Pencatatan dan pelaporan.
7.
Perencanaan dan
Evaluasi
v Mengkoordinir kegiatan team perencanaan dan penilaian
v Menyusun jadwal evaluasi kegiatan puskesmas secara kontinyu
v Menyusun laporan hasil evaluasi dan perencanaan untuk selanjutnya diserahkan
kepada koord. data & informasi serta koord. program terkait
v Mengarsipkan hasil kegiatan
8.
Koordinator UPTF Upaya
Kesehatan Masyarakat
v Mengkoordinir dan bertanggung jawab dalam penyusunan perencanaan dan
evaluasi Kegiatan di unit P2M,PROM.KES, KIA/KB, GIZI dan KESLING.
v Mengkoordinir dan berperan aktif terhadap kegiatan di unitnya
9.
Koordinator Unit
Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2M)
v Menyusun perencanaan dan evaluasi kegiatan di unit P2M
v Mengkoordinir dan berperan aktif terhadap kegiatan di unitnya.
v Ikut secara aktif mencegah dan mengawasi terjadinya peningkatan kasus
penyakit menular serta menindak lanjuti terjadinya KLB.
10.
Pemegang Program
Surveilans
v Berperan aktif secara dini melakukan pengamatan terhadap penderita,
kesling, perilaku masyarakat dan perubahan kondisi.
v Analisis tentang KLB
v Penyuluhan kesehatan secara intensif
v Pencatatan dan pelaporan
11.
Pemegang Program P2
Imunisasi
Bertanggung jawab dan mengkoordinir kegiatan sebagai
berikut :
berikut :
·
Pelaksanaan Imunisasi
Polio, Campak, HB, BCG, DPT pada bayi ditempat pelayanan kesehatan ( Puskesmas,Posyandu
dan pustu ).
·
Pelaksanaan Imunisasi
TT pada BUMIL & WUS ditempat pelayanan kesehatan.
·
Penyuluhan imunisasi
dan sweeping ke rumah target yang tidak datang ke tempat pelayanan kesehatan.
·
Pelaksanaan BIAS di
tiap SD oleh tim Puskesmas dan kader.
·
Pengambilan Vaksin ke
Dikes Kab.Badung 2 kali sebulan.
·
Sterilisasi alat dan
pemeliharaan Coldchain di Puskesmas atau Pustu.
·
Merencanakan persediaan
dan kebutuhan vaksin secara teratur.
·
Monitoring / evaluasi
PWS
12.
Pemegang Program P2
Diare
·
Penyuluhan untuk
memasyarakatkan hidup bersih dan sehat serta memasyarakatkan oralit.
·
Kaporitisasi
sumur-sumur dan sumber air sebanyak 2 kali se tahun.
·
Surveillance yaitu
mengurangi dan menghindari kontak untuk mencegah penyebaran kasus.
·
Pecatatan dan
Pelaporan.
·
Penemuan dan pengobatan
penderita diare di dalam maupun di luar gedung.
·
Aktif dalam penyelidikan
KLB/peningkatan kasus
13 Pemegang Program P2 TBC
·
Penyuluhan tentang TBC
serta kunjungan dan follow up ke rumah pasien
·
Pencatatan dan
Pelaporan kasus
·
Penemuan secara dini
penderita TBC
·
Pengobatan penderita secara
lengkap
·
Koordinasi dengan
petugas laboratorium terhadap penderita/tersangka TBC untuk mencari BTA +
13.
Pemegang Program P2
ISPA
·
Penyuluhan tentang ISPA
·
Penemuan secara dini
penderita ISPA
·
Pengobatan penderita
secara lengkap
·
Pencatatan dan
Pelaporan kasus
15. Pemegang Program P2 Rabies
·
Pencatatan pasien yang
digigit HPR ( Hewan Penular Rabies)
·
Pemberian Vaksin Anti
Rabies (VAR) bagi pasien digigit anjing
·
Pengamprahan dan
pencatatan pemakaian VAR
·
Pembuatan laporan
pasien dan vaksin
16.
Pemegang Program
Promosi Kesehatan
·
Mengkoordinir dan
bertanggung jawab terhadap semua kegiatan promosi kesehatan di wilayah kerja
puskesmas.
·
Perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi kegiatan promosi dilakukan bersama-sama dengan coordinator
program yang terkait.
·
Kegiatan dalam Gedung
Penyuluhan langsung
kepada perorangan maupun kelompok penderita di Puskesmas / Pustu. Penyuluhan
tidak langsung melalui Media Poster / Pamflet
· Kegiatan di luar Gedung
· Koordinator pelaksanaan PHBS
· Koordinator pelaksanaan Bali Sehat
· Pencatatan dan pelaporan
17.
Pemegang Program JPKMM
·
Pendataan KK dan
anggota Gakin
·
Penyusunan perencanaan dana
operasional JPKMM
·
Pencatatan operasional
dana JPKMM
·
Pelayanan kesehatan
untuk anggota JPKMM
·
Penyuluhan tentang
prosedur dan tata laksana pemanfaatankartu GAKIN
·
Pencatatan dan
Pelaporan
18.
Koordinator Unit
KIA,KB, Gizi
·
Menyusun perencanaan
dan evaluasi kegiatan di unit KIA,KB, Gizi, Kes. Anak, Kes Remaja
·
Mengkoordinir dan
berperan aktif terhadap kegiatan di unitnya.
·
Ikut secara aktif
mencegah dan mengawasi terjadinya masalah dan memecahkan masalah yang ada di
unitnya.
19.
Pemegang Program Kes.
Ibu
·
Pemeliharaan kesehatan
Ibu dari hamil, melahirkan dan menyusui, serta bayi, anak balita dan anak pra
sekolah sampai usia lanjut
·
Imunisasi TT 2 kali
pada bumil dan imunisasi pada bayi berupa BCG, DPT, polio dan Hb sebanyak 3
kali serta campak sebanyak 1 kali.
·
Penyuluhan kesehatan
meliputi berbagai aspek dalam mencapai tujuan program KIA, gizi dan
perkembangan anak.
·
Pelayanan KB kepada
semua PUS, dengan perhatian khusus kepada mereka yang melahirkan anak
berkali-kali karena termasuk golongan ibu beresiko tinggi (resti).
·
Pengobatan bagi ibu untuk
jenis penyakit ringan.
·
Kunjungan rumah untuk
perkesmas, bagi yang memerlukan pemeliharaan, memberi penerangan dan pendidikan
kesehatan dan untuk mengadakan pemantauan pada mereka yang lalai mengunjungi
puskesmas serta meminta agar mereka datang ke puskesmas lagi.
·
Pembinaan dukun bayi
20.
Pemegang program Kes.
Anak
·
Pengawasan dan bimbingan
kepada Taman Kanak-Kanak
·
Pengobatan bagi bayi,
anak balita dan anak pra sekolah untuk jenis penyakit ringan.
·
Pemantauan/pelaksanaan
DDTKA pada bayi, anak balita dan anak pra sekolah
·
Membuat laporan MTBS
21. Pemegang Program KB
21. Pemegang Program KB
·
Komunikasi informasi dan edukasi (KIE)
·
Pelayanan Kontrasepsi
·
Pembinaan dan
Pengayoman Medis kontrasepsi peserta KB
·
Pelayanan rujukan KB
·
Pencatatan dan
Pelaporan
21. Pemegang Program Gizi
a. Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK).
-
Penimbangan Bayi &
menginventaris jumlah dan
b. sarana posyandu
-
Pemetaan Keluarga Sadar
Gizi (KADARZI)
-
Penggunaan ASI Ekslusif
-
Pengukuran LILA WUS
-
Penyuluhan UPGK
c. Penanggulangan Anemia Gizi Besi
-
Distribusi Tablet Fe
-
Distribusi Sirup Fe
-
Penyuluhan
-
Pengadaan Bahan dan
Obat Fe
d. Penanggulangan GAKI
-
Monitoring Garan
Beryodium
-
Koordinasi LS / LP
-
Penyuluhan
-
Pengadaan bahan Iodina
Test
e. Penanggulangan Defisiensi Vit. A
-
Balita
-
Ibu Nifas
-
Penyuluhan
-
Pengadaan Obat
f. SKPG
-
PSG (Pengadaan blanko
dan pelaksanaan PSG)
-
PKG
-
Koordinasi LS/LP
-
Pemetaan Kecamatan
Rawan Pangan
-
Intervensi kasus gizi
buruk/pemberian PMT
-
TBABS
f. Pengembangan Pojok Gizi (POZI)
g. Pembinaan dan Evaluasi
22.
Pemegang Program
Kesehatan Lingkungan
·
Menyusun perencanaan dan
evaluasi di unit kesling
·
Mengurangi bahkan
menghilangkan semua unsur fisik dan lingkungan yang memberi pengaruh buruk
terhadap kesehatan masyarakat melalui penyuluhan kesling
·
Penyehatan air bersih.
·
Penyehatan pembuangan
sampah.
·
Penyehatan lingkungan
dan pemukiman.
·
Penyehatan pembuangan
air limbah.
·
Penyehatan makana dan
minuman.
·
Pengawasan sanitasi
tempat-tempat umum.
·
Pengawasan tempat
pengelolaan pestisida.
·
Pelaksana perundangan
di bidang kesehatan lingkungan.
·
Pembakaran sampah medis
·
Pencatatan dan
pelaporan
23.
Koordinator UPTF Upaya
Kesehatan Perorangan
·
Menyusun perencanaan
dan evaluasi kegiatan di unit dan ASKES
·
Mengkoordinir dan berperan
aktif terhadap kegiatan di unitnya
24.
Pemegang Program
Pengobatan
·
Menentukan target
sasaran serta merencanakan kebutuhan obat dengan gudang farmasi
·
Melakukan tindakan
pengobatan sesuai standar puskesmas sebagai pelayanan kesehatan tingkat
pertama.
·
Merujuk pasien ke
sarana pelayanan kesehatan yang lebih tinggi.
·
Penemuan dan pencatatan
kasus.
·
Menentukan kasus
tertinggi di wilayah kerja (rekap kasus penyakit terbanyak)
·
Pencatatan dan
pelaporan
25.
Koordinator UPTF Jaring
Pelayanan Puskesmas
·
Menyusun perencanaan
dan evaluasi kegiatan di unit P3K,Pusling dan Pustu
·
Mengkoordinir dan
berperan aktif terhadap kegiatan di unitnya
26.
Koordinator Unit P3K
·
Mengkoordinir kegiatan
P3K
·
Mempersiapkan semua
kebutuhan, jadwal acara dan petugas P3K
·
Pencatatan dan pelaporan
27. Pemegang Program Usia lanjut
·
Pendataan usila
·
Kegiatan promotif
dengan penyuluhan gizi, kes. dimasa tua, agama,dll ke masyarakat dan kelompok
usila
·
Senam kesegaran jasmani
·
Meningkatkan PSM dengan
cara mengikut sertakan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan
·
Kegiatan preventif
dengan pemeriksaan berkala
·
Kegiatan pengobatan
melalui pelayanan kesehatan dasar dan rujukan
·
Kegiatan pemulihan
untuk mengembalikan fungsi organ yang telah menurun
·
Pencatatan dan
pelaporan
28.
Pemegang Program Kesehatan
Gigi dan Mulut
·
Menyusun perencanaan
·
Melaksakan UKGS dan
UKGMD
·
Pelayanan berupa
pemeriksaan, perawatan, pengobatan, penambalan, pencabutan, pembersihan karang
gigi serta rujukan gigi dan mulut serta rujukan
·
Pencatatan dan
pelaporan
29
Pemegang Program Laboratorium
·
Mempersiapkan dan
memeriksa sediaan serta menegakkan diagnosa (darah, urine, tinja, sputum dan
lepra)
·
Mengirimkan sediaan
untuk diperiksa di tingkat pelayanan yang lebih tinggi sesuai dengan sistem
rujukan pelayan kesehatan.
·
Merencanakan kebutuhan
bahan dalam setahun
·
Pemeriksaan khusus
TB/cross check
·
Memeriksa sediaan yang
dikirim dari BLK (pemantauan mutu eksternal)
·
Pencatatan dan
pelaporan
29.
Pemegang Program Gudang
Obat
·
Merencanakan amprahan
dan pengadaan obat serta pendistribusisan obat
·
Penerimaan, pengeluaran
dan penyimpanan obat puskesmas maupun pustu
·
Pengecekan obat di
puskesmas dan pustu (kerapian dan kebersihan gudang obat)
·
Penyuluhan cara
pemakaian obat yang benar di puskesmas dan pustu
·
Pencatatan dan
pelaporan
30.
Pemegang Program Logistik
·
Menyusun perencanaan
dan evaluasi
·
Penerimaan dan
pengeluaran logistik
·
Pengecekan terhadap
keadaan logistik (registrasi barang, KIR, dll)
·
Pencatatan dan
pelaporan
31.
Koordinator Program
Apotik
·
Melayani resep sesuai
petunjuk serta mengatur kebersihan dan kerapian apotik
·
Penyuluhan langsung ke
pasien tentang tata cara pemakaian obat
·
Pengecekan obat yang
telah dikeluarkan/sensus harian obat
·
Pencatatan dan
pelaporan
Tata Kerja
Kantor Camat → koordinasi
Dinkes → UPT → bertanggung jawab ke Dinkes
Jaringan Pelayanan Kesehatan Strata Pertama → sebagi mitra
Upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat → sebagai pembina
Jaringan Pelayanan Kesehatan Rujukan →kerjasama
Lintas sektor → koordinasi
Masyarakat → perlu dukungan/partisipasi →BPP (Badan Penyantun Puskesmas)
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Puskesmas merupakan
unit pelaksana teknis dinas (UPTD) kesehatan kabupaten / kota yang
bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunankesehatan disuatu wilayah.
Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan strata pertama menyelenggarakan
kegiatan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara menyeluruh, terpadu , dan
berkesinambungan, yang meliputi pelayanan kesehatan perorang (private goods)
dan pelayanan kesehatan masyarakat (public goods). Puskesmasw melakukan
kegiatan-kegiatan termasuk upaya kesehatan masyarakat sebagai bentuk usaha
pembangunan kesehatan.
Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi fungsional yang langsung memberikan pelayanan secara mrnyeluruh kepada masyarakat dalam satu wilayah kerja tertentu dalam bentuk usaha-usaha kesehatan pokok.Jenis pelayan kesehatan disesuaikandengan kemampuan puskesmas, namun terdapat upaya kesehatan wajib yang harus dilaksanakan oleh puskesmas ditambah dengan upaya kesehatan pengembangan yang disesuaikan dengan permasalahan yang ada serta kemampuan puskesmas.
Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi fungsional yang langsung memberikan pelayanan secara mrnyeluruh kepada masyarakat dalam satu wilayah kerja tertentu dalam bentuk usaha-usaha kesehatan pokok.Jenis pelayan kesehatan disesuaikandengan kemampuan puskesmas, namun terdapat upaya kesehatan wajib yang harus dilaksanakan oleh puskesmas ditambah dengan upaya kesehatan pengembangan yang disesuaikan dengan permasalahan yang ada serta kemampuan puskesmas.
Upaya-upaya kesehatan wajib tersebut adalah ( Basic Six):
a. Upaya promosi kesehata
b. Upaya kesehatan
lingkungan
c. Upaya kesehatan ibu
dan anak serta keluarga berencana
d. Upaya perbaikan gizi
masyarakat
e. Upaya pencegahan dan
pemberantasan penyakit menular
f. Upaya pengobatan
B. Saran
Dalam pengembangan
program puskesmas , tentunya diharapkan kerjasama yang aktif dan harmonis
antara bagian-bagaian dari pengelola puskesmas dan masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 1989, Pedoman Kerja Puskesmas, Jilid I, h: 4, 5, 109-114,
Depkes RI, Jakarta.
Anonim, 2002, Pedoman
Manajemen Puskesmas; h : 9-10, Depkes RI, Jakarta.
Azwar, A, 1980, Puskesmas
dan Kesehatan Masyarakat, h: 12, 14, Medica Press, Jakarta.
Effendy. Nasrul, 1995. Perawatan
Kesehatan Nlasyarakat, h: 1, Buku Kedok-teran EGC, Jakarta.







0 komentar:
Posting Komentar